Sabtu, 07 Desember 2019

Puisi (Dalam Setiap Sujud)

DALAM SETIAP SUJUD

Terbit dan tenggelamya matahari
Namamu selalu terlantun dalam hati
Ini bulan Januari
Namun aku belum sanggup mati

Entah sampai kapan, ku akan sanggup
Sanggup untuk menahan rasa ini
Bertemu denganmu aku tak sanggup
Maka dengarlah doaku ini

Melodi rintihan hati ini
Mungkin benar cinta sejati
Rasa yag terus tumbuh ini
Terus memenuhi hati

Separuh napas dan jiwaku
Kusebut namamu disepertiga malamku
Berat bebanku, namun apalah dayaku
Mungkin aku terlalu ragu

Berat bebanku meninggalkanmu
Tapi apalah dayaku
Ku harus meninggalkanmu
Wahai wanita sejatiku…

Bukan karena kita berbeda
Kisah yang tak berpihak pada kita
Aku terlalu terlena dan merana
Sampai ku tak sanggup untuk berkata

Aku padamu masih sama
Masih mencoba untuk melupakan rasa
Aku terlambat menemui ayahanda
Sampai hilang jalan kita untuk bersama

Sampai disini kisah kita
Kisah kita berakhir di Januari
Selamat tinggal kisah sejati
Bukan karena kita berbeda
Namun tak mungkin kita bersama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tumis Labu siam

SELASA, 03 OKTOBER 2017 1. siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. (bahan: labu siam, cabai, minyak goreng, garam, sasa (penyedap rasa),...