DALAM SETIAP SUJUD
Terbit dan tenggelamya matahari
Namamu selalu terlantun dalam hati
Ini bulan Januari
Namun aku belum sanggup mati
Entah sampai kapan, ku akan sanggup
Sanggup untuk menahan rasa ini
Bertemu denganmu aku tak sanggup
Maka dengarlah doaku ini
Melodi rintihan hati ini
Mungkin benar cinta sejati
Rasa yag terus tumbuh ini
Terus memenuhi hati
Separuh napas dan jiwaku
Kusebut namamu disepertiga malamku
Berat bebanku, namun apalah dayaku
Mungkin aku terlalu ragu
Berat bebanku meninggalkanmu
Tapi apalah dayaku
Ku harus meninggalkanmu
Wahai wanita sejatiku…
Bukan karena kita berbeda
Kisah yang tak berpihak pada kita
Aku terlalu terlena dan merana
Sampai ku tak sanggup untuk berkata
Aku padamu masih sama
Masih mencoba untuk melupakan rasa
Aku terlambat menemui ayahanda
Sampai hilang jalan kita untuk bersama
Sampai disini kisah kita
Kisah kita berakhir di Januari
Selamat tinggal kisah sejati
Bukan karena kita berbeda
Namun tak mungkin kita bersama
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tumis Labu siam
SELASA, 03 OKTOBER 2017 1. siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. (bahan: labu siam, cabai, minyak goreng, garam, sasa (penyedap rasa),...
-
RABU, 30 AGUSTUS 2017 Empek-empek nasi (nasi kobe) ala anak Bangka cara membuat nasi kobe atau yang biasa disebut empek-empek nasi, murah mu...
-
Assalamua'laikum wr wb. Sebelumnya postingan aku hari ini dan beberapa minggu kedepan merupakan repost aku dari akun lama aku yaitu fitr...
-
Assalamua'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh apa kabar semua, sekarang aku balik lagi pake bolg ini, dah lama sih gak buka blog. Cuman ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar