Minggu, 12 April 2020
WABAH CORONA
Wabah Covid-19 atau yang biasa disebut Corona sudah mulai mencuat ke permukaan sejak akhir tahun 2019 hingga sekarang.Wabah ini diberitaan berasal dari kota Wuhan Negara Cina dan penyebarannya terbilang sangat cepat. Banyak spekulasi tetang awal mula munculnya virus ini. Terdapat pihak yang menyebutkan bahwa virus ini merupakan senjata biologi dari Cina yang lepas dari laboratorium pembuatannya. Namun, ada juga pihak yang menyebutkan bahwa virus ini berasal dari beberapa hewan yang dikonsumsi di Wuhan salah satunya yaitu kelelawar dan sumber ini lebih jelas.
Penyebaran virus ini tergolong cepat ke berbagai negara karena kurangnya kewaspadaan pihak negara terhadap wabah ini tidak terkecuali Indonesia. bahkan saat virus ini sudah mulai memasuki beberapa negara tetangga, Indonesia masih tergolong santai. bahkan berbagai penerbangan dan jalur ekspedisi anatar negara teruatama dari negara Cina masih dibuka, padahal beberapa negara sudah memulai menutup aksesnya untuk beberapa saat kedepan. Hal in menujukkan bahwa gerakan pemerintah masih tergolong lamban. Namun, kita juga tidak bisa menyalahkan berbagai pihak akan hal ini, karena tentu hubungan antar negara juga tidak bisa diputuskan secara sepihak.
Negara Indonesia tergolong leha-leha dalam menghadapi wabah ini. Saat ini pemerintah memang sudah mengerahkan berbagai cara utuk mengatasi wabah ini. Bahkan banyak tenaga medis yang telah berujung kaku demi meolog para warga yang terinfeksi. Telah banyak warga Indonesia yang terinfeksi, namun masih sangat banyak warga yang meremehkan wabah ini dan malah menimati masa-masa ini karena sekolah dan berbagai tempat kerja banyak diliburkan.
Saat virus ini masuk ke Indonesia, banyak warga yang berlaku egois dan dzolim. Bahan makanan, masker, handsanitaizer dan bahan-bahan lainnya langsung diborong dan berakibat terjadinya kelangkaan. Padahal tidak semua warga bisa menyimpan stok makanan untuk karantina, masih banyak warga dari golongan mengengah kebawah yang mesti bekerja dan membeli bahan makanan seharti sekali bahkan kadang tidak cukup. Penomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi terjadi diseluruh dunia dimana pun yang warga negaranya telah terjangkit wabah ini. Padahal Allah SWT berfirman: makan dan minumlah kalian , tetapi jangan berlebih-lebihan. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan (QS al-A'raf 7:13). Banyak juga warga yang mengeluh karena pemerintah menyuruh mengkarantina diri dirumah, namun kebutuhan rumah tangga tinggi dengan sumber pendapatan yang berkuarng bahkan terancam hilang.
Islam dalam hal ini tentu mempunyai cara untuk mengatasinya. salah satu cara terbaiknya adalah melakukan karantina. Cina sebenarnya telah melakukan upaya yang benar yaitu melakukan karantina. Namun, apakah prosesnya telah dilakukan dengan benar?? entahlah!!
Kesalahan yang terjadi kenapa wabah ini bisa mencapai seluruh duni kemungkinan besar karena karantina yang dilakukan kurang beerhasil. Padahal Rasulullah SAW pernah mengingatkan umatnya agar tidak memasuki wilayah yag terdapat wabahnya dan bagi yang telah terjangkit wabah itu tidak boleh meninggalkan tempat tersebut. Rasulullah SAW bersabda: jika kalian mendengar terjadi wabah disuatu wilayah, janganlah kalian memasuki wilayah itu. Sebalik nya, jika wabah itu terjadi ditempat kalian tinggal, janganlah kalian meninggalkan tempat itu. (HR al-bukhari).
mengatasi masalah ini seharusnya seluruh warga dan bagian kepemrintahan saling bekerjasama terutama untuk warganya. Tentu semua orang ingin kembali dalam keadaan normal, untuk itu diperlukan kerjasama dari semua lembaga baik itu pemerintahan, medis dan terutama warga negaranya.