Sabtu, 13 Juni 2020

Puisi (Repost)

RABU, 24 FEBRUARI 2016

SEBUAH NAMA

Burung bersyair di atas dahan
Sedang menyanyikan lagu sendu dan rindu
Karena mentari kan tenggelam

Burung-burung sudah pergi
Meninggalkan sang awak kapal
Dermaga telah sepi
Tinggallah larik puisi ini
Untuk mengenang sebuah nama

Kami.............
Telah hadir ditengah keluarga yang penuh canda ria
Kini tinggallah nama kami
Di berkas yang sunyi
Dan sebuah potret yang menyayat kalbu

Tiada  lagi kata lembut yang menyapa
Tiada lagi senyum riang yang menyambut

Untaian kata ingin selalu kami kirim
Disaat kami pergi nanti
Bersama burung yang terbang ke barat
Bercerita tentang musim yang berganti
Apakah kapal masih seperti dulu

jika matahari telah terbenam
Dan bulan telah menjenguk kami
Burung akan kembali kesangkar

Tapi,  pa bila senja  datang  lagi
kami takkan kembali ke kapal ini
Kami kan pergi mencari tempat baru untuk berlabuh
Meninggalkan para awak kapal
Kami akan pergi
Bersama sehilir angin
Beriring sekumpul doa dan air mata


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tumis Labu siam

SELASA, 03 OKTOBER 2017 1. siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. (bahan: labu siam, cabai, minyak goreng, garam, sasa (penyedap rasa),...